Anggaran Desa

Pendapatan Desa

Pendapatan Asli Desa

Rp. 118.250.000

Pendapatan Transfer

Rp. 1.307.484.000

Pendapatan Lain - lain

Rp. 0

Jumlah Pendapatan

Rp. 1.425.734.000

 

Belanja Desa

Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan

Rp. 569.158.000

Bidang Pembangunan

Rp. 645.473.000

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan

Rp. 16.000.000

Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Rp. 95.103.000

Bidang Tak Terduga

Rp. 0

Jumlah Belanja

Rp. 1.325.734.000

Surplus / Defisit

Rp. 100.000.000


Pembiayaan Desa     

Penerimaan Pembiayaan

Rp. 0

Pengeluaran Pembiayaan

Rp. 100.000.000

Penyertaan Modal Desa ( Bumdes )

Rp. 100.000.000

Selisih Pembiayaan ( a – b )

Rp. 0


Desa Sumberagung pada tahun Anggaran 2017 menganggarkan mendapatkan pendapatan desa sebesar Rp 1.425.734.000. Pendapatan desa ini didukung dengan  dana desa sebesar Rp 118.250.000Pendapatan lain yang cukup menyokong kegiatan desa selama tahun anggaran 2017 adalah Alokasi Dana Desa sebesar Rp 1.307.484.000.

Anggaran sebesar tersebut digunakan untuk belanja pegawai pemerintah desa sebesar Rp.569.158.000. Belanja Bidang Pembangunan mendapatkan anggaran sebesar Rp.645.473.000. Desa Sumberagung menganggarkan biaya untuk Bidang Pembinaan Kemasyarakatan sebesar Rp 16.000.000.

Anggaran dana yang cukup besar pada pos pembangunan desa berdasarkan skala prioritas program pembangunan. Pembangunan yang berdasarkan aturan pemerintah yang berlaku menggunakan skala desa. Skala desa merupakan program pembangunan yang sepenuhnya mampu dilaksanakan oleh desa. Kemampuan tersebut dapat diukur dari ketersediaan anggaran belanja desa, kewenangan  desa dan secara teknis di lapangan, tersedianya sumberdaya yang ada di desa. Program pembangunan di desa Sumberagung di bagi menjadi beberapa program kegiatan.

Arah Pengelolaan Belanja Desa

Kebijakan pengelolaan Belanja Desa akan diarahkan pada:

1.Peninjauan Belanja Desa dengan skala prioritas pada pengadaan barang dan jasa yang langsung menyentuh kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

2.Meningkatkan proporsi belanja modal yang dapat memberikan dampak besar dalam peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pedesaan.

3.Meningkatkan efisiensi dan efektifitas belanja desa melalui penyusunan standart analisa belanja dan standart harga serta intensifikasi pengawasan baik oleh aparatur pengawas, fungsional maupun masyarakat.

4.Meningkatkan akuntabilitas dan pengelolaan keuangan Desa.

Berita Terkini