Bebek Gurih dari Sumberagung
Kamis 18 Mei 2017

Sumberagung - Jika Anda memiliki agenda wisata ke arah Karang Gede Boyolali atau Gemolong Kabuapten Sragen dan melewati Desa Sumberagung, tak lengkap rasanya jika berwisata kuliner. Pasalnya, Desa Sumberagung memiliki sejuta potensi kuliner.

Salah satu kuliner andalan Desa Sumberagung adalah warung bebek goreng “Sederhana” yang terletak di jalan raya Karanggede-Gemolong. Cita rasa sambal yang dibuat dengan cara tradisional akan sangat nikmat apabila bertemu dengan gurihnya bebek goring yang menjadi andalan tempat makan ini.

Pengelola warung makan  Lilis mengatakan keunggulan menu sambal yang disajikan di tempatnya terletak pada kualitas cabai yang diolah menjadi sambal.  Hanya cabai terbaik yang masuk ke dapur olahan, sehingga mampu menghasilkan sambal yang sedap. Ketika harga cabai sempat melonjak beberapa waktu lalu, Lilis tidak sedikitpun mengganti bahan baku. “Ada warung lain yang cabenya dicampur dengan cabe kering atau cabe yang sudah tidak bagus, untuk mengurangi kerugian. Kalau saya mending harga naik sedikit, tapi rasa tetap nomor satu,” ungkap Lilis saat ditemui di warungnya(10/05). Selain bebek, beragam menu lalapan dan masakan jawa tersedia di warung yang awalnya dirintis oleh sang Ibu tersebut, yakni ayam goreng, lele goreng, sop iga, dan aneka masakan Jawa.

Sebelumnya Lilis telah terlebih dahulu membuka usaha warung ayam kecil di depan rumah setelah berhenti menjadi karyawati salah satu perusahaan swasta. Warung tersebut merupakan warung ayam yang pertama kali ada di Desa Sumberagung. Awalnya, Lilis hanya mengolah tiga hingga lima ekor ayam setiap harinya. Kondisi tersebut berlangsung hingga beberapa bulan. Kesabarannya berbuah manis, saat ini sedikitnya dia menggunakan seratus ekor bebek, ayam, dan iga sapi hanya dalam sepuluh hari

Seluruh bahan baku yang dibeli langsung dari Solo tersebut langsung diolah dengan menggunakan bumbu dengan kondisi setengah matang untuk kemudian dibekukan di freezer. Cara ini efektif untuk menyiasati pesanan dalam jumlah besar yang kerap mendadak. Saat pembeli datang, bahan baku yang setengah matang tersebut dimasak kembali sampai matang sehingga pembeli mendapatkan menu dalam kondisi hangat.

Warung sederhana yang terletak di jalan strategis ini disinggahi oleh penikmat bebek goreng yang berasal dari berbagai latar belakang bahkan Habib Novel, salah satu habib yang terkenal menjadi pelanggan tetapnya setiap selesai mengisi ceramah di Kabupaten Boyolali.

Omzet dari usaha ini tidak bisa menentu setiap hari namun omzet tertinggi diraih saat perayaan hari-hari besar Islam, khususnya Hari Raya Idul Fitri.

Lilis sangat menikmati usaha barunya ini, sebab, melalui usaha kuliner ini walaupun pernah menjadi karyawati perusahaan ternama dan menjadi salah satu sarjana dari sebuah perguruan tinggi ternama. Kreatifitasnya dalam mengolah menu masakan dapat terus diuji oleh pembeli. Lilis terus belajar untuk meningkatkan cita rasa menu masakannya.

Kendala yang dirasakan Lilis adalah sulitnya mencari karyawan, sebab semenjak berdiri pabrik di wilayah Kecamatan Klego, masyarakat lebih banyak tertarik untuk bekerja di pabrik dari pada bekerja rumahan. Lilis memberikan fasilitas untuk pegawainya dengan sangat lengkap mulai darikamar pegawai hingga makan. Lilis berharap untuk lebih mudah memperoleh karyawan baru sehingga mempermudah pekerjaannya dalam melayani konsumen yang semakin bertambah.

Berita Terkini