Indahnya Sendang Sokan, Petilasan Pakubuwono
Kamis 18 Mei 2017

Sumberagung - Jika Anda berkunjung ke Desa Sumberagung Kecamatan Kelgo, Kabupaten Boyolali pastikan sendang atau mata air yang satu ini menjadi salah satu daftar kunjungan Anda. Mata air yang terletak sekitar tiga kilometer dari pemukiman warga ini mengandung mata air yang jernih serta segar.

Sayang, akses jalan ke tempat ini memiliki medan jalan yang masih sedikit becek setelah didera hujan. Kontur jalan yang sedikit curam membuat perjalanan menuju mata air ini sedikit lambat. Jangan khawait, bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih akses menuju mata air ini telah dapat dilalui kendaraan roda empat.

Menurut Tanto, seorang perangkat desa setempat mengatakan asal mula sendang atau mata air ini memili tautan sejarah dengan Kasunanan Surakarta. Konon Pakubuwono ke X lah yang menemukan sendang ini. Menurut Tanto, pada waktu itu padukuhan Pungkruktempat dimana sendang ini beradadilintasi jalan besar yang melintang dari sebelah timur melewati sebelah selatan Makam Wolo sampai padukuhan Sumber dan Tlogosari Banyuurip.

Suatu cerita, pada suatu saat Pakubuwono X raja Kasunanan yang berkuasa saat itu berjalan – jalan naik kuda dari Surakarta melalui Salam, Wolo, Sumber. Di suatu tempat Pakubuwono ke 10 berhenti dan beristirahat, kemudian karena beliau merasa haus ingin minum beliau menyuruh abdi dalem untuk mengambilkan air disebuah belik atau sumber mata airtersebut. Menurut abdi dalem yang mengikuti Pakubuwono tersebut merasa air yang ada di dalam belik tersebut sangat tidak enak kalau diminum dan berasa kerak besi. Setelah Pakubuwono ke X meminum air tersebut, rasa air tersebut berubah menjadi sangat segar. Pakubuwono kemudian berkata bahwa barang siapa yang minum air dibelik tersebut, apabila ada orang yang sakit setelah minum air tersebut pasti akan cepat sembuh, memberi nama belik tersebut dengan nama Sendang Sokan.

Saat ini Sendang Sokan masih dapat digunakan dan memiliki citarasa air yang tidak pernah berubah sejak diminum hingga saat ini. Menurut kepercayaan penduduk setempat, hingga kini masih ada orang yang beribadah di sekitar sendang tersebut untuk memohon sesuatu kepada Tuhan yang Maha Esa dan banyak yang dikabulkan.

Berita Terkini