Selamat Datang di Desa Sumberagung

Desa Sumberagung merupakan salah satu desa di Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali.

Desa Sumberagung pada tahun Anggaran 2017 menganggarkan mendapatkan pendapatan desa sebesar Rp 1.425.734.000. Pendapatan desa ini didukung dengan  dana desa sebesar Rp 118.250.000 Pendapatan lain yang cukup menyokong kegiatan desa selama tahun anggaran 2017 adalah Alokasi Dana Desa sebesar Rp 1.307.484.000.

Anggaran sebesar tersebut digunakan untuk belanja pegawai pemerintah desa sebesar Rp.569.158.000. Belanja Bidang Pembangunan mendapatkan anggaran sebesar Rp.645.473.000. Desa Sumberagung menganggarkan biaya untuk Bidang Pembinaan Kemasyarakatan  sebesar Rp 16.000.000.

Pada tahun 2013-2018 Desa Sumberagung memiliki visi-misi: DENGAN BERPERILAKU BUDIPEKERTI YANGLUHUR DALAM TATA KEHIDUPAN YANG HARMONIS, KONDUSIF, DEMOKRATIS,BERDAYA SAING SEHAT DEMI TERWUJUDNYA MASYARAKAT MANDIRI, ADIL, MAKMUR DAN SEJAHTERA

Secara keseluruhan wilayah Desa Sumberagung tergolong (dataran rendah dan ada juga dataran tinggi) dengan kemiringan 2 – 15 % dan ketinggian ±. 300 meter diatas permukaan laut.

Pola sosial yang sekarang berkembang di wilayah Desa Sumberagung adalah kehidupan masyarakat pedesaan, dalam struktur ini budaya dan nilai-nilai tradisi masih terjaga, Masyarakat di wilayah Desa Sumberagung mempunyai sifat untuk bergotong-royong dan kesetia kawanan yang tinggi. Di samping masyarakat yang dikenal mempunyai kesetiaan, loyal kepada pimpinan baik ditingkat RT, RW, Desa ataupun sampai komunitas tingkat Nasional dan jiwa semacam itu merupakan bagian peran serta masyarakat dalam pembangunan sehingga hal ini sebagai modal yang besar bagi efisiensi dan produktifitas yang lebih terarah, terencana dan terpadu untuk bersama-sama dalam pelaksanaan pembangunan disegala bidang diwilayah Desa Sumberagung.

Aspek Pemberdayaan masayarakat (Community Empowering), khususnya masyarakat lokal harus menjadi prioritas dalam pengembangan sosial budaya masyarakat. Proses Pemberdayaan Masyarakat yang utama adalah mengembangkan dan mempertahankan setiap partisipatif masyarakat dalam proses pembangunan. Artinya dalam proses pembangunan ada perubahan Stake holder (pihak yang berkepentingan) di mana aktor utama pembangunan dulunya pemerintah, dan sekarang dikembangkan yang menjadi aktor utama pembangunan adalah masyarakat. Pemerintah harus menjadi fasilitator bagi lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan yang ada.

Potensi & Pariwisata Desa
Berita Terkini